Blog Tempatnya Mencari Ilmu dan Amal

Rabu, 16 Maret 2016

Tatacara Sholat Sunat Istikharoh

Advertisement
Tatacara Sholat Sunat Istikharoh - Shalat istikharah adalah shalat sunnah yang dikerjakan ketika seseorang hendak memohon petunjuk kepada Allah, untuk menentukan keputusan yang benar ketika dihadapkan kepada beberapa pilihan keputusan.
 
Tata cara Sholat Istikharah, dalam Kitab Sabilal Muhtadin karya Syaikh Muhammad Arsyad, dijelaskan : 1.Niat sholat Istikharah adalah saya berniat sholat Istikharah 2 rakaat karena Allah semata (Ushalli sunnatal istikharaati rak’ataini lillahi ta’ala). 2.Pada rakaat pertama membaca : surat alfatehah + surat al-Kafirun sedangkan pada rakaat kedua membaca : surat alfatehah + surat al-Ikhlas (boleh juga membaca surat2 yang lainnya). 3.setelah selesai membaca do’a ’Ya Allah sesungguhnya aku memohon kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kemampuan kepada-Mu dengan kekuasaan-Mu, dan aku memohon kepada-Mu dari anugerah-Mu yang Agung. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa. Engkau Maha Mengetahui sedang aku tidak mengetahui. Engkaulah Dzat yang Maha Mengetahui perkara ghaib. Ya Allah apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sambil menyebutkan persoalannya ...?!) ialah baik bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku (didunia atau diakhirat), tentukanlah untukku, mudahkanlah jalannya dan berkahilah aku di dalamnya. Dan apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku (didunia atau diakhirat), jauhkanlah ia dariku dan jauhkanlah diriku darinya, tentukanlah untukku apapun yang terbaik, kemudian ridhailah aku dengannya’ yang diawali dengan membaca basmalah, istighfar 100x dan sholawat kepada Junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. 4.Catat : agar do’a kita terkabulkan sebisa mungkin menjauhi segala bentuk pinjaman yang ada unsur-unsur riba’. Sehingga Allah memberikan keberkatan dan menurunkan rahmatNya. Yakin dan percayalah, jika kita mengikuti perintah Allah, Allah akan membantu kita. Dan jika Allah berkehendak akan membantu kita, tidak ada yang dapat menghalangi. 5.Waktu yang utama melaksanakan sholat malam adalah 2/3 malam (jam 2 malam). Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ

Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ

Tata cara Sholat Istikharah, dalam Kitab Sabilal Muhtadin karya Syaikh Muhammad Arsyad, dijelaskan : 1.Niat sholat Istikharah adalah saya berniat sholat Istikharah 2 rakaat karena Allah semata (Ushalli sunnatal istikharaati rak’ataini lillahi ta’ala). 2.Pada rakaat pertama membaca : surat alfatehah + surat al-Kafirun sedangkan pada rakaat kedua membaca : surat alfatehah + surat al-Ikhlas (boleh juga membaca surat2 yang lainnya). 3.setelah selesai membaca do’a ’Ya Allah sesungguhnya aku memohon kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kemampuan kepada-Mu dengan kekuasaan-Mu, dan aku memohon kepada-Mu dari anugerah-Mu yang Agung. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa. Engkau Maha Mengetahui sedang aku tidak mengetahui. Engkaulah Dzat yang Maha Mengetahui perkara ghaib. Ya Allah apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sambil menyebutkan persoalannya ...?!) ialah baik bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku (didunia atau diakhirat), tentukanlah untukku, mudahkanlah jalannya dan berkahilah aku di dalamnya. Dan apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku (didunia atau diakhirat), jauhkanlah ia dariku dan jauhkanlah diriku darinya, tentukanlah untukku apapun yang terbaik, kemudian ridhailah aku dengannya’ yang diawali dengan membaca basmalah, istighfar 100x dan sholawat kepada Junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. 4.Catat : agar do’a kita terkabulkan sebisa mungkin menjauhi segala bentuk pinjaman yang ada unsur-unsur riba’. Sehingga Allah memberikan keberkatan dan menurunkan rahmatNya. Yakin dan percayalah, jika kita mengikuti perintah Allah, Allah akan membantu kita. Dan jika Allah berkehendak akan membantu kita, tidak ada yang dapat menghalangi. 5.Waktu yang utama melaksanakan sholat malam adalah 2/3 malam (jam 2 malam). Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ

Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ
Tata Cara Shalat Istikharah
Tata cara solat istikharah sama dengan solat subuh, Hanya niatnya saja yang berlainan, yaitu berniat solat istikharah. Bila mungkin laksanakan sesudah lewat tengah malam, setelah bangun tidur. Solat ini sangat peribadi sifatnya. Sebab itu harus dikerjakan sendirian. Solat ini tidak memakai azan atau iqamah. Shalat istikharah dapat dilaksanakan kapan saja namun dianjurkan pada waktu sepertiga malam terakhir.

Niat shalat ini, sebagaimana juga shalat-shalat yang lain cukup diucapkan didalam hati, yang terpenting adalah niat hanya semata karena Allah Ta’ala semata dengan hati yang ikhlas dan mengharapkan Ridho Nya, apabila ingin dilafalkan jangan terlalu keras sehingga mengganggu Muslim lainnya, memang ada beberapa pendapat tentang niat ini gunakanlah dengan hikmah bijaksana.
  1. Shalat istikharah boleh dikerjakan dua rakaat atau hingga dua belas rakaat (enam salam)
  2. Selepas membaca Al-Fatihah pada rakaat yang pertama, baca Surah Al-Kafiruun (1 kali). 
  3. Selepas membaca Al-Fatihah pada rakaat yang kedua, baca 1 Surah Al-Ikhlas (1 kali). 
  4. Setelah salam dilanjutkan do’a shalat istikaharh kemudian memohon petunjuk dan mengutarakan masalah yang dihadapi. Sebuah hadits tentang do’a setelah shalat istikharah dari Jabir r.a mengemukakan bahwa do’a tersebut dapat berbunyi :
إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالْأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ لِيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ فِي عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِي قَالَ وَيُسَمِّي حَاجَتَه (رواه الجماعة إلا مسلم)

Jika ada seorang diantara kalian suatu perkara, maka hendaklah dia ruku’ dua rakaat selain yang diwajibkan kemudian berdoa: “Ya Allah, aku memohon petunjuk kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu. Aku memohon kekuatan dengan kekuatan-Mu. Ya Allah, seandainya Engkau tahu bahwa masalah ini baik untukku dalam agamaku, kehidupanku dan jalan hidupku, jadikanlah untukku dan mudahkanlah bagi dan berkahilah aku di dalam masalah ini. Namun jika Engkau tahu bahwa masalah ini buruk untukku, agamakku dan jalan hidupkku, jauhkan aku darinya dan jauhkan masalah itu dari ku. Tetapkanlah bagiku kebaikan dimana pun kebaikan itu berada dan ridhailah aku dengan kebaikan itu”. (HR Jamaah kecuali imam Muslim)
Advertisement
Facebook Twitter Google+
Back To Top