Blog Tempatnya Mencari Ilmu dan Amal

Jumat, 01 Januari 2016

KISAH HIJRAHNYA NABI MUHAMMAD SAW KE YATSRIB (MADINAH)

Advertisement
KISAH HIJRAHNYA NABI MUHAMMAD SAW KE YATSRIB - Di sinilah dimulainya kisah yang paling  cemerlang  dan  indah yang  pernah  dikenal  manusia  dalam  sejarah pengejaran yang penuh bahaya, demi kebenaran, keyakinan dan iman. Sebelum  itu Abu  Bakr  memang  sudah  menyiapkan  dua  ekor  untanya  yang diserahkan pemeliharaannya kepada Abdullah b.  Uraiqiz  sampai nanti  tiba waktunya diperlukan. Tatkala kedua orang itu sudah siap-siap akan meninggalkan Mekah mereka sudah  yakin  sekali, bahwa  Quraisy  pasti  akan membuntuti mereka. Oleh karena itu Muhammad memutuskan akan menempuh jalan lain dari yang  biasa, Juga akan berangkat bukan pada waktu yang biasa.

Pemuda-pemuda  yang  sudah disiapkan Quraisy untuk membunuhnya malam itu sudah mengepung rumahnya, karena dikuatirkan ia akan lari.  Pada  malam  akan  hijrah itu pula Muhammad membisikkan kepada Ali b. Abi Talib supaya memakai  mantelnya  yang  hijau dari  Hadzramaut  dan  supaya  berbaring  di  tempat tidurnya agar para kafir Qurais terjebak dengan siasat itu. bahwa yang ada d tempat itu bukan nabi Muhammad SAW, tetapi Ali Bin Abi Thalib.

Adanya Sarang laba-laba, dua  ekor  burung  dara  dan  pohon.  Inilah mujizat  yang  diceritakan  oleh  buku-buku sejarah hidup Nabi mengenai masalah persembunyian dalam gua Thaur itu. Dan  pokok mujizatnya  ialah  karena  segalanya  itu  tadinya  tidak ada. Tetapi sesudah Nabi dan sahabatnya bersembunyi dalam gua, maka cepat-cepatlah  laba-laba  menganyam  sarangnya  guna  menutup orang yang dalam gua itu dari  penglihatan.  Dua  ekor  burung dara  datang  pula  lalu  bertelur  di  jalan  masuk. Sebatang pohonpun  tumbuh  di  tempat  yang  tadinya  belum  ditumbuhi. Sehubungan dengan mujizat ini Dermenghem mengatakan: "Tiga  peristiwa  itu  sajalah  mujizat  yang diceritakan oleh sejarah Islam yang benar-benar: sarang  laba-laba,  hinggapnya burung  dara dan tumbuhnya pohon-pohonan. Dan ketiga keajaiban ini setiap hari persamaannya selalu ada di muka bumi.

Lanjutkan>>
Advertisement
Facebook Twitter Google+
Back To Top