Blog Tempatnya Mencari Ilmu dan Amal

Kamis, 15 September 2016

Surat Al Ma'arij Arab dan Terjemahannya

Advertisement
Surat Al Ma'arij Arab dan Terjemahannya - Surah Al-Ma'arij ialah surah ke-70 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong dalam jenis surah Makkiyah dan terdiri atas 44 ayat. Dinamakan Al Ma’aarij yang berarti tempat naik diambil dari perkataan Al Ma’aarij yang terdapat pada ayat ke 3 surat ini. Para ahli tafsir memberikan beberapa penafsiran mengenai hal ini di antaranya langit, nikmat karunia dan derajat atau tingkatan yang diberikan Allah s.w.t kepada ahli surga.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

1

سَأَلَ سَائِلٌ بِعَذَابٍ وَاقِعٍ

Seseorang telah meminta kedatangan azab yang akan menimpa,

2

لِّلْكَافِرِينَ لَيْسَ لَهُ دَافِعٌ

orang-orang kafir, yang tidak seorangpun dapat menolaknya,

3

مِّنَ اللَّهِ ذِي الْمَعَارِجِ

(yang datang) dari Allah, Yang mempunyai tempat-tempat naik.

4

تَعْرُجُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.

5

فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيلًا

Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.

6

إِنَّهُمْ يَرَوْنَهُ بَعِيدًا

Sesungguhnya mereka memandang siksaaan itu jauh (mustahil).

7

وَنَرَاهُ قَرِيبًا

Sedangkan Kami memandangnya dekat (mungkin terjadi).

8

يَوْمَ تَكُونُ السَّمَاءُ كَالْمُهْلِ

Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak,

9

وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ

dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang berterbangan),

10

وَلَا يَسْأَلُ حَمِيمٌ حَمِيمًا

dan tidak ada seorang teman akrabpun menanyakan temannya,


11

يُبَصَّرُونَهُمْ ۚ يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِي مِنْ عَذَابِ يَوْمِئِذٍ بِبَنِيهِ

sedang mereka saling memandang. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya,

12

وَصَاحِبَتِهِ وَأَخِيهِ

dan isterinya dan saudaranya,

13

وَفَصِيلَتِهِ الَّتِي تُؤْوِيهِ

dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia).

14

وَمَن فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ يُنجِيهِ

Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya.

15

كَلَّا ۖ إِنَّهَا لَظَىٰ

Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak,

16

نَزَّاعَةً لِّلشَّوَىٰ

yang mengelupas kulit kepala,

17

تَدْعُو مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلَّىٰ

yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama),

18

وَجَمَعَ فَأَوْعَىٰ

serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya.

19

إِنَّ الْإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

20

إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا

Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,


21

وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا

dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir,

22

إِلَّا الْمُصَلِّينَ

kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat,

23

الَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ دَائِمُونَ

yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya,

24

وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُومٌ

dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu,

25

لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ

bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta),

26

وَالَّذِينَ يُصَدِّقُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ

dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan,

27

وَالَّذِينَ هُم مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِم مُّشْفِقُونَ

dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya.

28

إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُونٍ

Karena sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman (dari kedatangannya).

29

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ

Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,

30

إِلَّا عَلَىٰ أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ

kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.


31

فَمَنِ ابْتَغَىٰ وَرَاءَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْعَادُونَ

Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

32

وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ

Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

33

وَالَّذِينَ هُم بِشَهَادَاتِهِمْ قَائِمُونَ

Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya.

34

وَالَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ

Dan orang-orang yang memelihara shalatnya.

35

أُولَٰئِكَ فِي جَنَّاتٍ مُّكْرَمُونَ

Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan.

36

فَمَالِ الَّذِينَ كَفَرُوا قِبَلَكَ مُهْطِعِينَ

Mengapakah orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu,

37

عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِينَ

dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok.

38

أَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ أَن يُدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيمٍ

Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh kenikmatan?,

39

كَلَّا ۖ إِنَّا خَلَقْنَاهُم مِّمَّا يَعْلَمُونَ

sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani).

40

فَلَا أُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشَارِقِ وَالْمَغَارِبِ إِنَّا لَقَادِرُونَ

Maka aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.


41

عَلَىٰ أَن نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ

Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.

42

فَذَرْهُمْ يَخُوضُوا وَيَلْعَبُوا حَتَّىٰ يُلَاقُوا يَوْمَهُمُ الَّذِي يُوعَدُونَ

Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kebatilan) dan bermain-main sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka,

43

يَوْمَ يَخْرُجُونَ مِنَ الْأَجْدَاثِ سِرَاعًا كَأَنَّهُمْ إِلَىٰ نُصُبٍ يُوفِضُونَ

(yaitu) pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia),

44

خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۚ ذَٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِي كَانُوا يُوعَدُونَ

dalam keadaan mereka menekurkan pandangannya (serta) diliputi kehinaan. Itulah hari yang dahulunya diancamkan kepada mereka.

Pokok-Pokok terjemahan Surah Al Ma'arij


  1. Di hari ketika langit tampak menyerupai lelehan perak dan gunung-gunung menyerupai kain tebal dan tiada seorang sahabat pun yang mempedulikan temannya, sekalipun mereka saling memandang. orang berdosa mengkhayal seandainya dapat menebus diri dari siksaan pada hari itu dengan anak-anaknya serta istri-istrinya juga saudara-saudaranya kaum kerabat yang melindunginya pula, bahkan seluruh manusia di muka bumi supaya tebusan-tebusan itu dapat meluputkan dirinya. Mustahil !, sesungguhnya yang demikian adalah Neraka, (Ayat: 8-15)
  2. Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat rapuh. Apabila ia ditimpa musibah ia menggerutu dan apabila ia mendapat keberuntungan, ia bersuka cita, terkecuali orang yang shalat, yang tulus mengerjakan shalatnya dan orang yang menyisihkan harta yang bermanfaat bagi pengemis dan orang cacat, juga orang-orang yang mempercayai Penghakiman dan orang yang gentar terhadap siksaan Tuhannya, sebab siksa Tuhan adalah kebalikan dari Keselamatan. Demikian pula orang-orang yang mengkhususkan kemaluan hanya bagi istri-istri atau (budak-budak) yang mereka miliki, karena sesungguhnya hal tersebut adalah wajar. Siapapun yang mengingini selain yang demikian itu, merekalah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memenuhi kepercayaan dan sumpah mereka serta orang-orang yang setia menjaga ikrar (perjanjian) mereka. Dan orang-orang yang memelihara shalatnya. Demikianlah ciri-ciri penghuni Surga yang dimuliakan. (Ayat: 19-35)
  3. Maka biarkanlah orang-orang (yang menyangkal itu) menyibukkan diri dan bersantai ria sampai mereka menghadapi hari yang diancamkan kepada mereka, (Ayat: 42)
Advertisement
Facebook Twitter Google+
Back To Top