Blog Tempatnya Mencari Ilmu dan Amal

Senin, 08 Februari 2016

Surat At Takasur Arab dan Terjemahannya

Advertisement
Surat At Takasur Arab dan Terjemahannya - Surah At-Takasur ialah sebuah nama surah dalam Al Quran yang berada dalam urutan surah ke-102 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah, diturunkan sesudah surah Al-Kausar. Dinamai At-Takasur (bermegah-megahan) diambil dari perkataan At-Takasur yang terdapat pada ayat pertama surat ini.


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
Terjemahan Text Qur'an Ayat
Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ 1
sampai kamu masuk ke dalam kubur. حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ 2
Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), كَلا سَوْفَ تَعْلَمُونَ 3
dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. ثُمَّ كَلا سَوْفَ تَعْلَمُونَ 4
Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, كَلا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ 5
niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ 6
dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainulyaqin, ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ 7
kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu). ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ 8

Surat ini menggambarkan tentang orang-orang yang suka berlomba-lomba untuk mengumpulkan harta. Mereka merasa bangga jika harta yang mereka punya melebihi yang lain. Kecintaan dan kebanggan mereka terhadap harta membuat lupa kepada Allah dan lingkungan sekitarnya. Bahkan persaingan tersebut terus mereka lakukan sampai kematian menjemput (dikubur). Hal ini terjadi karena mereka tidak pernah puas dengan apa yang telah didapatkan. Dahaga mereka baru terpuaskan jika telah mendapatkan harta dan kedudukan yang tinggi. Meskipun untuk mencapainya harus menghalalkan segala cara dan menafikan syariat agama. Demikianlah gambaran jika seseorang telah terpesona dengan kehidupan duniawi, sebagaimana firman Allah berikut:

زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَيَسْخَرُونَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ اتَّقَوْا فَوْقَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَاللَّهُ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya :
“Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.” (QS. Al-Baqarah [2] : 212)

Kandungan dan Pengajaran Dari Surah At Takasur
  1. Kelengahan mengantar manusia bersaing tanpa batas, sampai-sampai mengantar mereka ke kubur untuk membuktikan betapa besar pengaruh dan betapa banyak jumlah pengikut mereka atau sampai-sampai mereka menghitung pula orang-orang yang telah mati di antara mereka.
  2. Yang lengah akan menggunakan segala cara dan sarana untuk memenangkan persaingan dan tidak akan berhenti bersaing hingga dia sendiri mati.
  3. Yang dikecam bukan pada usaha memiliki banyak harta, bukan juga persaingan yang sehat, tetapi persaingan yang tidak sehat akibat kelengahan terhadap nilai-nilai agama.
  4. Peringatan ayat 3 dan 4 (Hati-hatilah!) mengandung makna bahwa persaingan memperebutkan kemegahan duniawi, memperbanyak anak dan pengikut, pasti tidak akan membawa kebahagiaan dan kepuasan bagi setiap yang terlibat. Kalau kepastian di atas tidak dialami dalam kenyataan hidup duniawi, maka akan terbukti kebenarannya dan dialami dalam kehidupan ukhrawi.
  5. Semua yang bersaing secara tidak sehat akan menyesal di dunia atau paling tidak di akhirat nanti.
  6. Semakin dalam keyakinan seseorang, semakin tajam mata hatinya sehingga dapat melihat yang tersirat di balik yang tersurat.
  7. Setiap manusia akan melintasi neraka. Ada yang lolos sehingga mencapai surga dan ada juga yang terjatuh ke neraka.
  8. Tidak seorang pun dalam kehidupan dunia ini yang tidak memperoleh kenikmatan, karena naungan, rumput, dan air sejuk merupakan contoh yang disebut Rasul SAW dalam menjelaskan makna nikmat dimaksud.
  9. Segala kenikmatan yang diperoleh akan dituntut pertanggungjawabannya dari mana diperoleh dan bagaimana digunakan.
Demikian Bacaan Surah At Takasur Arab dan Terjemahannya. Semoga Bermanfaat.
Advertisement
Facebook Twitter Google+
Back To Top