Blog Tempatnya Mencari Ilmu dan Amal

Senin, 08 Februari 2016

Surat Quraisy Arab dan Terjemahannya

Advertisement
Surat Quraisy Arab dan Terjemahannya - Surah Quraisy ialah salah satu surah  dalam Al Quran yang berada dalam urutan ke-106. Surah yang terdiri atas 4 ayat ini tergolong dalam surah Makkiyah. Kata Quraisy sendiri merujuk pada kaum Quraisy yakni kaum (suku) yang mendapat kepercayaan menjaga Ka'bah. Pokok isinya surat ini menerangkan kehidupan orang Quraisy serta kewajiban yang seharusnya mereka penuhi.


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
Terjemahan Text Qur'an Ayat
Karena kebiasaan orang-orang Quraisy, لإيلافِ قُرَيْشٍ 1
(yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas. إِيلافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ 2
Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Kakbah). فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَذَا الْبَيْتِ 3
Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan. الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ 4


Surat Quraisy merupakan surat yang menerangkan tentang suku Quraisy. Suku Quraisy adalah suku yang bermukim di Mekkah dan merupakan suku yang diberi amanah untuk memegang kunci Ka’bah. Allah memberikan banyak sekali kenikmatan kepada suku Quraisy. Amanah tersebut membuat suku Quraisy dihormati dan disegani oleh suku-suku bangsa Arab lainnya. Suku-suku bangsa Arab tidak berani mengganggu kaum Quraisy ketika mereka melakukan perjalanan dagang. Padahal, perampokan sedang merajalela. Suku Quraisy bermata pencaharian sebagai pedagang. Mereka kerap melakukan peralanan dagang ke luar wilayah Mekkah. Pada musim dingin, mereka melakukan perjalanan ke yaman untuk berbelanja parfum dan rempah-rempah. Selama musim panas, mereka pergi ke Syam untuk berbelanja hasil pertanian. Karena banyak sekali nikmat yang Allah berikan kepada kaum Quraisy, maka mereka diwajibkan untuk: 
  1. Menyembah Allah dan mengagungkan-Nya
  2. Bersyukur kepada Allah karena mereka diberi rezeki berlimpah dan cara yang mudah untuk mendapatkannya.
Dua hal tersebut merupakan impian setiap orang dan patut disyukuri dengan beribadah kepada Allah. Dua kenikmatan di atas, tersedianya makanan dan jaminan keamanan, adalah dua hal yang sangat penting bagi kebahagiaan masyarakat. Jika salah satu tidak ada maka akan terjadi kekacauan dalam masyarakat. Orang yang kelaparan cenderung untuk menghalalkan segala cara. Sehingga tidak tercipta keamanan. Begitu juga sebaliknya, orang tidak akan dapat mencari makan jika kondisi tidak aman.

Advertisement
Facebook Twitter Google+
Back To Top