Blog Tempatnya Mencari Ilmu dan Amal

Kamis, 25 Februari 2016

Tata Cara dan Bacaan Do'a Sholat Jenazah

Advertisement
Tata Cara dan Bacaan Do'a Sholat Jenazah -  Salah satu kewajiban orang muslim ketika ada ada orang sesama muslim yang meninggal dunia baik itu muslim laki- laki ataupun perempuan maka kewajiban muslim yang masih hidup adalah melakukan Sholat Jenazah. Shalat Jenazah dilakukan ketika jenazah sudah dimandikan dan dibungkus oleh kain Kafan. Shalat jenazah ini dikerjakan hanya dengan 4 kali takbir dan 2 salam, tidak memakai ruku’, sujud, i’tidal dan tahiyyat. Adapun Hukum melaksanakan sholat Jenazah adalah fardhu Kifayah maksudnya bisa dikerjakan oleh sebagian orang muslim saja apabila sebagian sudah mengerjakan atau melaksanakan Shalat Jenazah pada mayit tersebut maka gugurlah kewajiban bagi muslim lainnya.

Syarat Melaksanakan Sholat Jenazah
Syarat yang harus dipenuhi ketika melaksanakan Shalat Jenzah diantaranya :
  1. Memenuhi syarat sah salat pada seperti : menutup aurat, suci dari hadas, menghadap kiblat dll.
  2. Jenazah yang akan dishalati harus sudah dimandikan serta dikafani
  3. Jenazah diletakkan disebelah mereka yang akan menyolati, kecuali jika dilaksanakan di atas kubur atau salat ghaib. 
Tata Cara dan Bacaan Do'a Sholat Jenazah
Tata Cara dan Bacaan Do'a Sholat Jenazah

Shalat jenazah boleh kita laksanakan di masjid atau di kuburan. Menurut kitab tanwirul qulub apabila mayatnya itu laki laki posisi kepala berada di selatan dan mayat perempuan posisi kepala di sebelah utara. Untuk mayat laki laki imam berdiri tepat ke arah kepala mayat , dan untuk mayat perempuan imam berdiri menghadap ke pinggang mayit. Jadi kalau mayat wanita kepalanya ada di sebelah kanan imam.

Berikut ini Tata Cara dan Bacaan Do'a Sholat Jenazah

1. Membaca Lafazh Niat Shalat Jenazah :


Niat Sholat Jenazah Laki-laki

اُصَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI 'ALAA HAADZALMAYYITI ARBA'A TAKBIRAATIN FARDHOL KIFAAYATI MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :
Saya niat shalat atas mayit ini empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi makmum karena Allah Ta’ala.


Niat Sholat Mayit Perempuan

اُصَلِّى عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI 'ALAA HAADZIHIL MAYYITATI ARBA'A TAKBIRAATIN FARDHOL KIFAAYATI MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.


Artinya :
Saya niat shalat atas mayit perempuan ini empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi makmum karena Allah Ta’ala.

2. Setelah takbir pertama, membaca Al - Fatihah

Setelah takbir pertama, bacaan yang dibaca adalah surat Al Fatihah dan disunatkan membaca  ta'awwudz (أَعُوّْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ / A'uudzubillaahi minasy syaithaanir rajiim) kemudian diikuti dengan bacaan surat Al Fatihah.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Terjemahan Bacaan Surat Al Fatihah
  1. "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang".
  2. "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam".
  3. "Maha Pemurah lagi Maha Penyayang".
  4. "Yang menguasai di Hari Pembalasan".
  5. "Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan".
  6. "Tunjukilah kami jalan yang lurus",
  7. "(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat".

3. Setelah Takbir kedua membaca Shalawat kepada Nabi SAW

أللهم صَلِّ علي محمد وعلي ألِ محمد كما صَلَيْتَ علي إبراهيم وعلي أل إبراهيم وبارِكْ علي محمد وعلي أل محمد كما باركت علي  إبراهيم وعلي أل إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد

Allaahumma shalli 'alaa muhammadin, wa 'alaa aali muhammadin, kamaa shallaita 'alaa ibraahiima, wa 'alaa aali ibraahiima. Wa baarik 'alaa muhammadin, wa 'alaa aali muhammadin, kamaa baarakta 'alaa ibraahiima, wa 'alaa aali ibraahiima. Fil 'aalamiina innaka hamiidum majiid.


Artinya : 
Ya Allah, berilah rahmat kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung. Berilah berkah kepada Muhammad dan keluarganya (termasuk anak dan istri atau umatnya), sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.

 4. Setelah Takbir ketiga membaca:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ


Allaahummaghfirlahu, warhamhu, wa 'aafihi, wa'fu 'anhu, wa akrim nuzuulahu, wa wassi' madkhalahu, waghsilhu bimaa-in watsaljin wabaradin, wanaqqihi minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minaddanasi, wa abdilhu daaran khairan min daarihi, wa ahlan khairan min ahlihi, wa zaujan khairan min zaujihi, waqihi fitnatal qabri wa 'adzaabannaar. 


Artinya :
Ya Allah! Ampunilah dia (mayat) berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau istri di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka.”

Boleh Juga Hanya Membaca
"Allahummagh firlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu anhu.."

Artinya:
"Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat, sejahtera dan maafkanlah dia"

5. Setelah takbir keempat membaca:

Setelah takbir ke empat, membaca doa di bawah ini :
اللهُمّ لاتَحرِمْنا أَجْرَهُ ولاتَفْتِنّا بَعدَهُ

Allaahumma laa tahrimnaa ajrahu, walaa taftinnaa ba'dah

Artinya
Ya Allah, janganlah Engkau haramkan Kami dari pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah pada kami setelah kematiannya.

6. Setelah membaca doa takbir ke empat Membaca "Salam" kekanan dan kekiri.

Bacaan salam.
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh
Artinya :

"Keselamatan, rahmat Allah dan keberkahan-Nya semoga untuk kalian semua"
Catatan: 
Jika jenazah wanita, lafazh ‘hu’ diganti ‘ha’.

Demikianlah Tata Cara dan Do'a Shalat Jenazah yang bisa kami bagikan pada kesempatan kali ini. Semoga tulisan ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kita semua.
Advertisement
Facebook Twitter Google+
Back To Top